Gap Pengetahuan
Peserta belum memahami konsep, regulasi, produk, proses, atau standar kerja yang dibutuhkan dalam perannya.
Capacity Building Bankir Academy membantu bank, BPR/BPRS, lembaga keuangan, sekolah, kampus, dan organisasi mitra merancang program peningkatan kompetensi yang relevan, terukur, serta sesuai kebutuhan peserta dan sasaran organisasi.
Pengembangan kompetensi yang menghubungkan kebutuhan jabatan, proses belajar, praktik kerja, dan evaluasi hasil.
Materi tidak hanya dipilih karena sedang populer. Program dirancang dengan mempertimbangkan peran peserta, tantangan pekerjaan, target organisasi, tingkat pemahaman awal, dan perubahan perilaku yang diharapkan.
Peserta belum memahami konsep, regulasi, produk, proses, atau standar kerja yang dibutuhkan dalam perannya.
Pengetahuan sudah tersedia, tetapi belum diterapkan secara konsisten dalam analisis, layanan, komunikasi, atau pengambilan keputusan.
Promosi, rotasi, transformasi proses, atau strategi baru menuntut kompetensi yang berbeda dari kebiasaan sebelumnya.
Pelatihan sebelumnya belum terhubung dengan praktik kerja, dukungan atasan, indikator, dan tindak lanjut yang jelas.
Program dapat digunakan secara mandiri atau digabungkan menjadi learning journey sesuai tujuan, jumlah peserta, waktu, lokasi, dan kebutuhan organisasi.
Pelatihan khusus bagi satu institusi dengan materi, studi kasus, dan contoh penerapan yang disesuaikan.
Kelas terbuka untuk peserta lintas institusi dengan topik terpilih dan jadwal yang telah ditetapkan.
Pembelajaran aktif melalui latihan, pembahasan kasus, simulasi, dan penyusunan perangkat kerja.
Pendampingan individu atau kelompok untuk membantu penerapan pembelajaran dan penyelesaian tantangan kerja.
Kombinasi video, e-book, kuis, kelas virtual, forum, tugas, dan sesi tatap muka untuk pembelajaran yang lebih fleksibel.
Program bagi supervisor, manajer, dan pimpinan untuk memperkuat kepemimpinan, eksekusi, komunikasi, serta pengambilan keputusan.
Bankir Academy mengembangkan pembelajaran dari level fundamental hingga strategis, dengan tetap menyesuaikan kewenangan, regulasi, kebijakan, dan kondisi masing-masing organisasi.
Dasar perbankan, kredit, manajemen risiko, kepatuhan, audit, tata kelola, APU PPT, fraud, dan regulasi terkait.
Penjualan, prospecting, customer experience, CRM, digital marketing, pengembangan produk, dan penguatan UMKM.
KPI, OKR, talent management, komunikasi, public speaking, managerial skill, coaching, dan kepemimpinan.
Transformasi digital, teknologi informasi, keamanan, data, dashboard, automasi proses, dan penggunaan AI secara bertanggung jawab.
Tahapan dapat disederhanakan atau diperluas sesuai skala program. Setiap tahap membantu memastikan pembelajaran memiliki tujuan, pengalaman, dan hasil yang lebih jelas.
Memahami sasaran organisasi, profil peserta, tantangan, gap kompetensi, dan indikator keberhasilan.
Menyusun tujuan belajar, kurikulum, metode, fasilitator, jadwal, materi, dan bentuk evaluasi.
Pelaksanaan kelas, workshop, diskusi, simulasi, tugas, coaching, atau pembelajaran digital.
Menilai proses dan hasil belajar serta menyusun action plan, rekomendasi, atau penguatan lanjutan.
Tidak semua program memerlukan instrumen yang sama. Bentuk evaluasi ditentukan secara proporsional dan dijelaskan sejak tahap perancangan.
Umpan balik peserta terhadap relevansi materi, fasilitator, metode, dan pengalaman belajar.
Pre-test, post-test, kuis, tugas, studi kasus, atau demonstrasi untuk melihat perkembangan pemahaman.
Action plan, project assignment, observasi, coaching, atau review atasan untuk mendukung penerapan.
Indikator operasional atau kinerja yang relevan dapat ditinjau apabila data dan periode pengukuran tersedia.
Dokumentasi pelaksanaan, kehadiran, hasil evaluasi, catatan fasilitator, dan rekomendasi.
Sertifikat keikutsertaan atau penyelesaian diterbitkan berdasarkan persyaratan program yang ditetapkan.
Jenis output mengikuti ruang lingkup, format, hak penggunaan, dan kesepakatan program. Tidak seluruh program menghasilkan semua dokumen berikut.
Ringkasan tujuan, peserta, kebutuhan, gap, dan fokus pengembangan.
Struktur materi, tujuan belajar, durasi, metode, dan agenda pelaksanaan.
Modul, slide, worksheet, studi kasus, kuis, atau materi digital sesuai kesepakatan.
Rekap hasil evaluasi yang relevan dengan tujuan dan instrumen program.
Rencana penerapan, penguatan kompetensi, atau tindak lanjut peserta dan institusi.
Laporan pelaksanaan dan rekomendasi untuk pengembangan tahap berikutnya.
Ketentuan rinci dituangkan dalam proposal, surat penawaran, kerangka acuan, atau perjanjian yang disepakati para pihak.
Tujuan, peserta, materi, metode, jadwal, output, biaya, dan tanggung jawab disepakati sebelum pelaksanaan.
Penugasan fasilitator mempertimbangkan kompetensi, pengalaman, topik, dan kebutuhan program.
Contoh dan studi kasus disesuaikan tanpa membuka informasi rahasia atau melanggar hak pihak lain.
Program dirancang untuk mendukung lingkungan belajar yang profesional, aman, dan menghargai peserta.
Data peserta dan institusi digunakan sesuai tujuan, akses, persetujuan, serta ketentuan yang berlaku.
Keikutsertaan pelatihan tidak otomatis menjamin promosi, kelulusan seleksi, sertifikasi profesi, atau hasil bisnis tertentu.
Jawaban berikut memberikan gambaran sebelum institusi atau peserta mengajukan program.
Sampaikan kebutuhan kompetensi, profil peserta, target organisasi, jadwal, dan format pelaksanaan. Tim Bankir Academy akan membantu menyusun rancangan program awal.