Bankir Academy Foundations

Menguatkan Kapasitas UMKM agar Lebih Tertata, Tangguh, dan Bertumbuh

Bakti UMKM adalah program kolaborasi Bankir Academy bersama bank, BPR/BPRS, perusahaan, pemerintah daerah, kampus, asosiasi, dan komunitas untuk membantu pelaku usaha memperkuat dasar pengelolaan bisnis. Program berfokus pada pencatatan keuangan, arus kas, pemasaran, layanan pelanggan, kesiapan pembiayaan, penggunaan teknologi, serta rencana tindak lanjut yang realistis.

Berbasis kebutuhan usaha Materi praktis dan bertahap Evaluasi serta laporan tersedia
UMKM GROWTH HUB
Practical Business Empowerment

Organize. Improve. Access. Grow.

Satu kerangka pendampingan untuk menata usaha, memperkuat keputusan, meningkatkan kesiapan, dan mendokumentasikan perkembangan UMKM.

PracticalLangsung dapat diterapkan
InclusiveSesuai tingkat kematangan usaha
MeasurablePerkembangan dapat ditinjau

Business Progress

Pemetaan kondisi usaha
Pelatihan dan praktik
Pendampingan dan evaluasi

Program Area

Keuangan usaha
Pemasaran digital
Kesiapan pembiayaan
Produktivitas usaha
Business RecordsPencatatan lebih tertata
Market AccessPemasaran dan pelanggan
Readiness ReportData, evaluasi, tindak lanjut
Program pemberdayaan untuk berbagai tahap perkembangan UMKMRuang lingkup dapat disesuaikan berdasarkan sektor usaha, skala, lokasi, akses teknologi, kondisi administrasi, tujuan mitra, dan kesiapan peserta.
MUsaha Mikro
KUsaha Kecil
PPelaku Pemula
CKomunitas Usaha
Mengapa Bakti UMKM

Pemberdayaan UMKM Perlu Menjawab Masalah Nyata dalam Pengelolaan Usaha

Pelatihan yang efektif tidak hanya menyampaikan teori. Peserta perlu memahami posisi usahanya, mempraktikkan alat sederhana, memperoleh umpan balik, serta memiliki langkah lanjutan yang dapat dijalankan setelah program selesai.

01

Keuangan Usaha Belum Tertata

Pemasukan, pengeluaran, stok, utang, dan uang pribadi sering tercampur sehingga pelaku usaha sulit mengetahui kondisi bisnis yang sebenarnya.

02

Pemasaran Belum Konsisten

Produk dapat memiliki potensi, tetapi belum didukung target pelanggan, pesan promosi, kanal penjualan, pelayanan, dan tindak lanjut yang terstruktur.

03

Dokumen Usaha Terbatas

Legalitas, catatan transaksi, profil usaha, laporan sederhana, dan dokumen pendukung belum selalu tersedia saat dibutuhkan untuk kerja sama atau pembiayaan.

04

Dampak Program Sulit Diukur

Kegiatan sering berhenti pada jumlah peserta tanpa data kondisi awal, praktik yang diselesaikan, perubahan perilaku, atau rekomendasi pendampingan berikutnya.

Ruang Lingkup Program

Materi Praktis yang Dapat Disesuaikan dengan Kebutuhan Usaha

Topik dapat diberikan sebagai satu kelas, seri pembelajaran, klinik bisnis, bootcamp, mentoring, atau program pendampingan dengan target dan indikator yang disepakati.

Keuangan & Pencatatan Usaha

Pembelajaran dasar untuk memisahkan uang pribadi dan usaha, mencatat transaksi, memahami biaya, margin, arus kas, serta posisi keuangan sederhana.

  • Buku kas dan transaksi
  • HPP, harga, dan margin
  • Arus kas serta kontrol sederhana

Pemasaran & Penjualan

Penguatan kemampuan mengenali pelanggan, menyusun nilai jual, memilih kanal, membuat promosi, dan membangun proses penjualan yang lebih konsisten.

  • Segmentasi pelanggan
  • Konten dan kanal digital
  • Follow-up serta loyalitas

Kesiapan Pembiayaan

Pendampingan untuk memahami kebutuhan modal, kemampuan bayar, dokumen dasar, tujuan penggunaan dana, dan risiko sebelum mengajukan pembiayaan.

  • Profil serta kebutuhan usaha
  • Dokumen dan catatan pendukung
  • Simulasi kesiapan pembiayaan

Digitalisasi Usaha

Penggunaan teknologi sederhana untuk produktivitas, pencatatan, komunikasi pelanggan, katalog, pembayaran, penyimpanan dokumen, dan analisis dasar.

  • Alat kerja digital
  • Katalog dan transaksi online
  • Keamanan serta data usaha

Operasional & Layanan

Penataan proses kerja, stok, kualitas produk, pelayanan pelanggan, pembagian tugas, dan standar sederhana agar usaha lebih konsisten.

  • Alur kerja dan kontrol
  • Pengelolaan stok
  • Standar layanan pelanggan

Mentoring & Klinik Bisnis

Diskusi kasus, peninjauan praktik, pemecahan masalah, dan penyusunan rencana perbaikan berdasarkan kondisi nyata masing-masing peserta.

  • Review kondisi usaha
  • Action plan prioritas
  • Monitoring perkembangan
Model Kolaborasi

Peran Mitra, Pendamping, dan Peserta Ditetapkan Sejak Awal

Pembagian peran yang jelas membantu memastikan peserta yang tepat, materi yang relevan, jadwal realistis, pendampingan yang cukup, dokumentasi yang sah, dan laporan yang dapat digunakan untuk tindak lanjut.

1Mitra ProgramMenetapkan tujuan, wilayah, sektor prioritas, dukungan pendanaan, kebijakan merek, dan kebutuhan laporan.
2Bankir AcademyMenyusun desain program, materi, fasilitator, alat praktik, evaluasi, dokumentasi, dan laporan.
3Komunitas atau Pendamping LokalMembantu validasi peserta, komunikasi, sarana, kehadiran, konteks lokal, dan tindak lanjut lapangan.
4Peserta UMKMMenyampaikan kondisi usaha secara jujur, mengikuti kegiatan, menyelesaikan praktik, dan menjalankan rencana perbaikan.
UMKM PartnershipShared Growth Framework
01AssessProfil, kondisi, dan kebutuhan usaha
02LearnMateri, alat praktik, dan fasilitator
03ApplyRencana perbaikan yang realistis
04ReviewEvaluasi, bukti, dan tindak lanjut
Rincian peran, biaya, fasilitas, penggunaan logo, pengelolaan data usaha, dokumentasi, publikasi, serta batas tanggung jawab dituangkan dalam proposal atau perjanjian.
Tahapan Pelaksanaan

Dari Pemetaan Usaha hingga Rekomendasi Pengembangan

Tahapan dapat disederhanakan untuk kelas tunggal atau diperluas untuk program multi-sesi, multi-komunitas, mentoring, inkubasi, dan pendampingan lintas wilayah.

01

Need Assessment

Memahami tujuan mitra, profil peserta, sektor usaha, skala, lokasi, tantangan, akses teknologi, dan kebutuhan pendampingan.

02

Program Design

Menetapkan topik, target perubahan, metode, jadwal, fasilitator, alat praktik, indikator, dokumentasi, dan pembagian peran.

03

Participant Preparation

Registrasi, validasi usaha, komunikasi teknis, persetujuan data, asesmen awal, dan kesiapan dokumen atau sarana belajar.

04

Learning & Practice

Pelaksanaan kelas, simulasi, klinik, tugas, kunjungan, mentoring, atau praktik menggunakan data usaha yang relevan.

05

Monitoring & Evaluation

Pengukuran kehadiran, keterlibatan, penyelesaian praktik, perubahan pemahaman, penerapan, dan kendala peserta.

06

Report & Follow-up

Penyusunan dokumentasi, laporan hasil, pembelajaran program, rekomendasi, serta opsi penguatan atau pendampingan lanjutan.

UMKM Impact

Keberhasilan Program Dilihat dari Penerapan yang Relevan bagi Usaha

Indikator dipilih secara proporsional berdasarkan durasi, tingkat kematangan peserta, tujuan program, instrumen yang tersedia, dan kemampuan pengumpulan data.

01
Reach

Jumlah peserta, sektor, wilayah, komunitas, tingkat kehadiran, dan keterwakilan kelompok sasaran.

02
Engagement

Partisipasi, penyelesaian latihan, diskusi, mentoring, penggunaan alat, dan keterlibatan dalam tindak lanjut.

03
Business Knowledge

Perubahan pemahaman melalui asesmen, kuis, studi kasus, lembar kerja, atau observasi fasilitator.

04
Business Practice

Penerapan pencatatan, pemisahan uang, perhitungan harga, promosi, pelayanan, stok, atau praktik lain yang disepakati.

05
Readiness

Kesiapan dokumen, rencana usaha, penggunaan teknologi, pemasaran, atau pembiayaan sesuai tujuan program.

06
Continuation

Rekomendasi mentoring, rujukan layanan, penguatan komunitas, pembelajaran lanjutan, atau pengembangan program.

Format Program

Pilih Skala Program Sesuai Tujuan dan Kedalaman Pendampingan

Format berikut merupakan gambaran awal. Nama, durasi, jumlah peserta, sektor, lokasi, media, pendanaan, dan output dapat disesuaikan dalam proposal.

Single Activity

UMKM Class

Kelas, seminar, webinar, atau klinik singkat untuk satu topik dan kelompok usaha tertentu.

  • Materi sesuai profil peserta
  • Fasilitator dan lembar praktik
  • Dokumentasi dasar
Learning Series

Business Growth Bootcamp

Rangkaian pembelajaran, praktik, tugas, dan mentoring untuk memperbaiki aspek usaha secara bertahap.

  • Kurikulum beberapa sesi
  • Review praktik usaha
  • Laporan perkembangan
Development Program

UMKM Mentoring Program

Pendampingan lebih mendalam bagi peserta terpilih melalui asesmen, klinik, action plan, monitoring, dan evaluasi.

  • Kriteria peserta transparan
  • Target perbaikan terukur
  • Laporan tindak lanjut
Output Program

Materi, Alat Praktik, dan Bukti Pelaksanaan yang Lebih Tertata

Output aktual mengikuti ruang lingkup, durasi, model pembelajaran, ketersediaan data, persetujuan dokumentasi, dan kebutuhan laporan mitra.

01
Program Framework

Tujuan, sasaran, profil usaha, topik, metode, jadwal, indikator, peran, dan kebutuhan sumber daya.

02
Learning & Business Tools

Presentasi, modul, e-book, video, buku kas, lembar HPP, template promosi, checklist, dan panduan praktik.

03
Participant Records

Data peserta, profil usaha, registrasi, kehadiran, status pembelajaran, hasil tugas, dan penyelesaian program.

04
Activity Documentation

Foto, video, catatan kegiatan, karya peserta, testimoni, dan bukti lain sesuai izin serta kebijakan publikasi.

05
Evaluation Summary

Ringkasan asesmen, praktik yang diselesaikan, capaian, umpan balik, kendala, dan pembelajaran program.

06
UMKM Impact Report

Laporan pelaksanaan, hasil, penggunaan dukungan, kesimpulan, dan rekomendasi tindak lanjut.

Prinsip & Ketentuan

Tata Kelola, Transparansi, dan Kepentingan Peserta Menjadi Prioritas

Program perlu mengatur penggunaan data, kriteria peserta, dokumentasi, penggunaan merek, komunikasi, batas layanan, dan tindak lanjut secara proporsional.

Kriteria Peserta Transparan

Sektor, wilayah, skala usaha, kebutuhan, lama usaha, atau kriteria lain ditetapkan oleh pihak yang berwenang dan dikomunikasikan dengan jelas.

Data Usaha Dijaga

Data transaksi, omzet, biaya, identitas, dokumen, dan informasi usaha hanya digunakan sesuai tujuan serta persetujuan program.

Materi Bersifat Edukatif

Program tidak menjanjikan pembiayaan, peningkatan omzet, keuntungan, pasar, sertifikasi, atau hasil bisnis tertentu.

Keputusan Pembiayaan Independen

Keputusan pembiayaan tetap menjadi kewenangan lembaga keuangan berdasarkan kebijakan, analisis, dan ketentuan yang berlaku.

Branding Tidak Mendominasi

Identitas mitra dapat digunakan sesuai kesepakatan, tetapi manfaat program dan kepentingan peserta tetap menjadi fokus utama.

Pelaporan Berdasarkan Bukti

Kesimpulan disusun dari data kehadiran, asesmen, praktik, dokumentasi, umpan balik, dan informasi yang berhasil dikumpulkan.

Pertanyaan Umum

Informasi Awal Bakti UMKM

Ruang lingkup final ditentukan setelah tujuan, sasaran, wilayah, sektor usaha, jumlah peserta, jadwal, anggaran, fasilitas, dan kebutuhan laporan dibahas bersama.

Bank, BPR/BPRS, perusahaan, pemerintah daerah, kampus, yayasan, asosiasi, komunitas, koperasi, dan lembaga lain dapat berkolaborasi sesuai tujuan serta kebijakan masing-masing.
Peserta dapat berupa pelaku usaha mikro dan kecil, wirausaha pemula, kelompok perempuan, pemuda, komunitas usaha, nasabah binaan, atau kelompok lain yang ditetapkan dalam desain program.
Dapat. Biaya program dapat didukung penuh atau sebagian oleh mitra. Mekanisme, kuota, kriteria peserta, fasilitas, dan batas dukungan perlu dijelaskan secara terbuka.
Tidak. Program dapat membantu meningkatkan pemahaman dan kesiapan dokumen, tetapi keputusan pembiayaan sepenuhnya menjadi kewenangan lembaga keuangan berdasarkan analisis serta ketentuan yang berlaku.
Ya. Program dapat dijalankan secara luring, daring, atau blended, serta dapat menggunakan LMS, video, e-book, lembar kerja, grup pendampingan, klinik bisnis, dan mentoring sesuai kebutuhan.
Sampaikan tujuan program, profil peserta, sektor usaha, wilayah, jumlah, topik, durasi, jadwal, model pembelajaran, anggaran, kebutuhan branding, dokumentasi, fasilitas, dan format laporan.

Bangun Program Pemberdayaan UMKM yang Praktis dan Terukur

Sampaikan tujuan, profil peserta, sektor usaha, wilayah, jumlah peserta, jadwal, anggaran, dan bentuk dukungan. Tim Bankir Academy akan membantu menyusun rancangan program awal.

Butuh bantuan?